Dosen Prodi Bahasa Inggris IAIN Papua Catatkan Nama di Jurnal Scopus
(iainfmpapua.ac.id) – Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) IAIN Fattahul Muluk
Papua Rahmawansyah, M.Pd mencatatkan prestasi akademik melalui publikasi
artikel ilmiah bereputasi internasional pada International Journal of
Multilingualism (Scopus Q1). Artikel berjudul “Translanguaging as Social
Practice: Interethnic Communication
in the Tobati Community of Papua” tampil pada laman www.tandfonline.com/journals, 6 Januari 2026.
“Penelitian ini mengkaji praktik kebahasaan masyarakat multietnis
di Papua dengan menempatkan bahasa sebagai praktik sosial yang membangun
relasi, inklusivitas, dan harmoni sosial,” ucapnya sebagai penulis utama.
Kajian ini, lanjutnya, menunjukkan kekhasan pendekatan Prodi TBI yang
mengintegrasikan linguistik terapan, konteks sosial-budaya Papua, serta
perspektif global dalam pengembangan ilmu bahasa dan pendidikan bahasa Inggris. Publikasi ini merupakan hasil kolaborasi dosen dan alumni Prodi
TBI, yang mencerminkan keberlanjutan tradisi riset dan penguatan ekosistem
akademik di lingkungan program studi.
Rahmawansyah menegaskan bahwa capaian ini memperkuat posisi prodi
di tingkat internasional. “Prodi TBI tidak hanya menyiapkan calon pendidik bahasa
Inggris, tetapi juga menghasilkan pengetahuan yang berkontribusi pada diskursus
akademik internasional. Melalui riset berbasis konteks lokal Papua yang diakui
secara global, ini menegaskan bahwa IAIN Fattahul Muluk Papua bukan hanya
konsumen ilmu pengetahuan, melainkan produsen pengetahuan global,” ujar Ketua
Program Studi Tadris Bahasa Inggris ini.
Kolaborator riset sekaligus alumni Prodi TBI, Tegar Aulia, S.Pd.,
menjelaskan bahwa tantangan penelitian tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga
konseptual dan etis. “Kesulitan utama dalam penelitian ini bukan terletak pada
aspek teknis semata, tetapi pada upaya menerjemahkan praktik sosial yang hidup
dan kompleks ke dalam kerangka akademik internasional,” paparnya.
Translanguaging di komunitas Tobati bukanlah fenomena yang mudah ‘ditangkap’
dengan pendekatan linguistik konvensional. “Karena ia hadir sebagai praktik
sosial, simbolik, dan relasional dalam kehidupan sehari-hari masyarakat
multietnis,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa riset ini menjadi bagian dari roadmap
publikasi berkelanjutan Prodi TBI IAIN Fattahul Muluk Papua. “Targetnya bukan
hanya publikasi di jurnal bereputasi, tetapi membangun tradisi riset
kolaboratif yang konsisten, kontekstual, dan berdampak,” ungkapnya.
Ke depan, kolaborasi riset lintas institusi juga terus
dipersiapkan. “Saya telah mempersiapkan beberapa topik riset yang dapat
dikolaborasikan dengan TBI, khususnya untuk tema translanguaging Papuan
context. Saat ini saya juga telah mensubmit beberapa artikel ilmiah hasil
kolaborasi dengan TBI IAIN Fattahul Muluk Papua dan UIN Maulana Malik Ibrahim
Malang yang masih dalam tahap tinjauan reviewer. Saya berharap ke depan dapat
menghasilkan tulisan-tulisan yang menembus jurnal internasional, khususnya
Scopus Q1, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” pungkasnya.
Melalui capaian ini, Prodi Tadris Bahasa Inggris IAIN Fattahul
Muluk Papua semakin menegaskan komitmennya dalam membangun tradisi riset yang
unggul, kontekstual, dan berdaya saing global.
Dihubungi terpisah, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Fattahul Muluk
Papua, Dr. Zulihi, M.Ag., menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa publikasi di jurnal
bereputasi internasional merupakan indikator mutu riset dan kontribusi
keilmuan. “Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para dosen
lainnya, khususnya di Fakultas Tarbiyah, untuk meningkatkan kualitas penelitian
dan publikasi jurnal ilmiah bereputasi internasional. Terima kasih kepada
seluruh pihak yang terlibat dan membantu proses penelitian dan publikasi,”
pungkasnya. (Za/Is/Her)
.jpeg)