Seminar HMPS PAI: Calon Guru PAI Harus Kompeten, Adaptif, Berdaya Saing Global
(iainfmpapua.ac.id) – Calon guru PAI harus
kompeten, adaptif, dan berdaya saing global. Kepala Madrasah MI Yaa Bunayya, Ana Faizati,
S.Pd.I, Gr menyampaikan hal ini dalam Seminar ‘Kesiapan Tenaga Kerja Guru Era
Digital’ yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama
Islam (HMPS PAI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul
Muluk Papua, di Aula Kampus, 16 Juli 2026.
Ia menegaskan hal ini mengingat perkembangan
teknologi saat ini yang sangat cepat. “Selain itu guru juga harus bisa
beradaptasi dengan perubahan karakter dan kebutuhan siswa, sehingga guru
diharuskan bisa mengakses informasi tanpa batas dan mampu menjawab tantangan
globalisasi dan kompotensi,” paparnya.
Menurutnya guru PAI memiliki tanggung jawab
yang lebih luas dibandingkan guru mata pelajaran lainnya. “Karena guru PAI
merupakan pendidik yang bertanggung jawab membentuk karakter dan moral siswa
berdasarkan Al-Qur’an dan hadist,” ujarnya. Selain itu, hakikatnya Guru PAI
sebagai pendidik profesional yang bertugas mendidik, membimbing, mengarahkan,
melatih, mengevaluasi dan mengembangkan potensi peserta didik berdasarkan
nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah.
Dalam sambutan sebelumnya, Dekan Fakultas Tarbiyah,
Dr. Zulihi, M.Ag menyebutkan bahwa calon guru harus punya sifat kreatif,
adaptif, dan inovatif. “Karena selain sebagai pengajar, tugas guru lainnya juga
mengerjakan tugas administratif sehingga harus melek teknologi dan media agar
bisa menguasai aplikasi untuk kebutuhan mengajar dan tugas lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, beberapa hambatan pengajar saat
ini yakni tenaga pengajar kurang menguasai teknologi dan sarana prasarana yang
belum memadai. “Melalui kegiatan ini diharapkan para calon guru ketika turun
lapangan sudah siap, jangan membuat model pembelajaran yang monoton, harus
banyak menampilkan hal-hal baru yang menarik,” ucapnya.
Ketua HMPS PAI, Candra Aditya Bayu
Permadi memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memepersiapkan diri mahasiswa
dan membentuk karakter sebagai calon pendidik. “Sehingga kita mampu menjadi
calon pendidik yang teladan bagi para murid,” ujarnya. Guru tidak hanya
dituntut menguasai materi pembelajaran tetapi dituntut juga untuk mampu
beradaptasi dengan kemajuan teknologi di era modern saat ini. “Selain itu guru
juga harus lebih bermanfaat, pandai dan paham dalam menangani masalah di dalam
kelas,” imbuhnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen,
dan diikuti mahasiswa di lingkungan Prodi PAI serta undangan lainnya. (Za/Is/Her)
.jpg.jpeg)
.jpg.jpeg)
.jpg.jpeg)
.jpg.jpeg)