HMPS PS IAIN Papua Kenalkan Pasar Modal ke Siswa SMA
(iainfmpapua.ac.id) – Himpunan Mahasiswa
Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam (FEBI) bersama Galeri Investasi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua menggelar ‘Sosialisasi
Pasar Modal’ di SMA AL Fatah YPKP Sentani Kabupaten Jayapura, 8 Mei 2026.
Dalam materinya,
Eksekutif Trainer Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Papua Arin
Achmad Irjayanto menyebutkan, pasar modal Indonesia merupakan sarana investasi
yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menanamkan modal pada
berbagai instrumen keuangan. “Seperti saham, obligasi, dan reksa dana. Selain
menjadi tempat investasi bagi masyarakat, pasar modal juga berfungsi membantu
perusahaan memperoleh tambahan dana untuk pengembangan usaha,” ujarnya. Oleh karena itu, pemahaman mengenai investasi sangat
penting agar masyarakat dapat berinvestasi secara aman, cerdas, dan terhindar
dari berbagai risiko keuangan.
Pada kesempatan yang sama, Branch Manager Phintraco
Sekuritas cabang Jayapura Lili Ardianti menambahkan bahwa Bursa Efek Indonesia
dapat dianalogikan seperti sebuah pusat perbelanjaan atau mall. “Dalam konsep
ini, BEI berperan sebagai tempat transaksi, emiten sebagai penjual produk,
saham sebagai barang yang diperdagangkan, dan investor sebagai pembeli,”
imbuhnya. Menurutnya analogi ini membantu masyarakat memahami bahwa pasar modal
merupakan tempat bertemunya pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang ingin
berinvestasi.
Ketua Program Studi Perbankan Syariah, Fachrudin Fiqri
Affandy, M.E memaparkan bahwa kegiatan edukasi literasi pasar modal di kalangan
siswa SMA ini memiliki peran penting dalam membangun pemahaman generasi muda
terhadap dunia keuangan dan investasi sejak dini. “Di era digital saat ini,
siswa perlu dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang sehat,
investasi yang legal, serta kemampuan membedakan antara instrumen investasi
yang produktif dan praktik investasi illegal,” terangnya.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diperkenalkan pada
konsep pasar modal, tetapi juga diajak memahami pentingnya perencanaan
keuangan, budaya menabung, serta peluang investasi yang sesuai dengan prinsip
syariah. “Edukasi semacam ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang
cerdas finansial, kritis terhadap perkembangan ekonomi, dan siap menghadapi
tantangan industri keuangan di masa depan,” jelasnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Suherni, S.Pd
menyambut baik kegiatan ini. Pihaknya berharap melalui kegiatan ini, para siswa
dapat memperoleh wawasan baru mengenai cara berinvestasi yang aman, memahami
risiko investasi bodong, serta memiliki motivasi untuk mulai mengatur keuangan
dengan lebih bijak. “Semoga ilmu yang disampaikan oleh narasumber nantinya
dapat memberikan manfaat dan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta,”
tuturnya.
Kegiatan dengan tema ‘Membangun Kesadaran Generasi Muda
tentang Pentingnya Investasi Sejak Dini untuk Menciptakan Masa Depan yang Lebih
Cerah dan Sejahtera’ ini dihadiri Direktur Galeri Investasi Syariah IAIN
Fattahul Muluk Papua Shinta Abdul Rahman, M,Si, para mahasiswa Perbankan
Syariah, dan diikuti oleh peserta didik SMA Al Fatah YPKP Sentani. (Za/Is/Her)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)