Kuliah Tamu FEBI Bahas ‘Mental Health’
(iainfmpapua.ac.id)
– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Fattahul Muluk Papua menggelar Kuliah Tamu dengan tema ‘Menjadi Generasi Muda
yang Sehat Mental, Produktif, dan Berdaya Saing’, di Aula Kampus, 13 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Dr. H. Syaiful Muhyidin,
M.Ag menyampaikan bahwa sebagai calon ekonom dan pebisnis muslim, mahasiswa
tidak hanya dituntut menguasai ilmu ekonomi, akuntansi, perbankan syariah, dan
manajemen. “Kalian juga
dituntut menjadi generasi yang kuat secara mental, mampu mengelola tekanan, dan
tetap produktif di tengah dinamika zaman,” ujarnya. Menurutnya, di era disrupsi
dan persaingan global, daya saing tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan
intelektual. “Tetapi juga oleh kecerdasan emosional, ketangguhan mental, dan
karakter integritas. Apalagi kita berada di Tanah Papua, yang memiliki potensi
besar sekaligus tantangan tersendiri,” terangnya.
Pihaknya berharap
generasi muda Papua, khususnya mahasiswa FEBI harus hadir sebagai agen
perubahan. “Yang sehat mentalnya, produktif karyanya, dan berdaya saing di
tingkat nasional maupun global,” imbuhnya. Kuliah tamu ini sebagai ruang untuk
menjembatani teori di kelas dengan praktik dan pengalaman nyata. “Kami
bersyukur hari ini kita didampingi oleh Psikolog yang telah berkenan hadir
berbagi ilmu dan pengalaman. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi bekal
berharga untuk menjaga keseimbangan diri, meningkatkan produktivitas akademik
dan organisasi, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan wirausaha
syariah,” paparnya.
Dalam materinya,
Psikolog dari Konselor Rumah Keluarga Indonesia Suriyati, S.Th.I, M.Psi
memaparkan berbagai pengertian terkait kesehatan mental. “Mental health adalah
mental yang sehat, karena dalam kehidupan kita akan menghadapi berbagai jenis
stress, namun sebenarnya stress merupakan sesuatu yang standar dalam
kehidupan,” jelasnya. Menurutnya ada berbagai macam jenis stress. “Seperti stressor,
kondisi lingkungan yang menyebabkan seseorang mengalami stress, stressor ini
harusnya terukur asal kita mau memanage diri kita dengan baik,” imbuhnya.
Suriyati
menekankan apapun jenis stress yang dialami, penting untuk bisa tetap mengelola
stress dan mengendalikan diri dengan baik. “Dengan tetap produktif, bermanfaat
untuk diri sendiri dan orang lain sehingga bisa terhindar dari depresi,”
tuturnya.
Kuliah tamu ini dihadiri
para dosen, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa FEBI IAIN Papua. (Za/Is/Her)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)