KOTEKA 2026: Siswa Matematika SMA/MA di Papua Berkompetisi di IAIN Papua
(iainfmpapua.ac.id)
– Siswa SMA/MA sederajat di Papua mengikuti Kompetisi Matematika (Koteka) yang
digelar Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua di Aula Kampus, Buper Waena, Kota Jayapura, 12
Mei 2026.
Ketua Program Studi Matematika, Ulfah Sa`Adah, M.Pd menerangkan bahwa
kegiatan ini sebagai wadah pengembangan kemampuan akademik dan penalaran
matematis siswa. “Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa SMA dan MA di
Papua untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kepercayaan diri,
serta menumbuhkan semangat berprestasi dalam bidang matematika,” ujarnya.
Selain itu,
kompetisi ini juga menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas
pendidikan di Papua. “Khususnya dalam penguatan budaya akademik dan numerasi di
kalangan pelajar. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan
secara berkelanjutan dan mampu melahirkan generasi muda Papua yang unggul,
berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,”
paparnya.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III, Dr. Amirullah, M.Ag menyebutkan
bahwa kegiatan ini sebagai ajang untuk mengasah intelektual para peserta. “Diharapkan
kegiatan ini memberikan dampak optimisme bagi siswa dan siswi untuk mengasah
diri sejauh mana kemampuan pengetahuan, kecerdasannya,” ujarnya. Menurutnya
kegiatan ini juga berkontribusi dalam menciptakan generasi emas. “Yang cerdas,
kritis, dan berahlak melalui prestasi di bidang masing-masing,” imbuhnya.
Pada bagian lain, ia menyebutkan bahwa guru pendamping diberikan
prioritas untuk melanjutkan pendidikan S2 di IAIN Papua. “Jika belum S1, maka
dapat melanjutkan pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau, 2
tahun Insya Allah lulus,” pungkasnya.
Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Zulihi, M.Ag berharap
melalui kegiatan ini dapat membentuk anak-anak Papua tumbuh pintar dan cerdas di
Bumi Cenderawasih. Menurutnya pintar saja tidak cukup. “Harus punya sifat
jujur, peduli dengan sesama dan cinta damai, sehingga bisa diimplementasikan
dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.
Menurutnya dengan mengikuti kegiatan ini para siswa bisa
belajar untuk tampil dan berani, serta supportive. “Dalam perlombaan ada menang
dan kalah, namun tidak usah khawatir karena kalian sudah berusaha dan berikhtiar,
jadikan ajang ini sebagai bekal ke depannya karena kalian sudah punya semangat
keberanian. Melalui kegiatan ini kalian sudah menunjukkan usaha dalam
memperjuangkan hal-hal yang sudah kalian persiapkan,” jelasnya.
Panitia Kegiatan,
Nagita Dewy Fitriningsih memaparkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 111
peserta. “Dari berbagai sekolah di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan
Kabupaten Jayapura, dengan rincian 39 peserta mengikuti lomba kategori
mathematics intelligence nexus, dan 72 peserta kategori mathematics arena
xtreme,” paparnya. Lomba ini dihadiri Manajer PEPK & LMSt Otoritas Jasa
Keuangan Papua Dia Pramudito Suryandaru.
Kegiatan dengan
tema ‘Mencetak Generasi Emas Untuk Masa Depan yang Cerdas, Berpikir Kritis,
Berintegrasi dan Berahlak Melalui Prestasi Matematika di Tanah Papua’ ini digelar
selama 2 hari, mulai dari 12-13 Mei 2026. (Za/Is/Her)
.jpeg)



