Pelatihan Profesi Bankir: Berikan Service Excellent dan Service Skill di Dunia Kerja
(iainfmpapua.ac.id) – Mahasiswa diharapkan
dapat memiliki skill dan service excellent ketika di dunia kerja. Branch
Manager Bank Muamalat Jayapura CH. Elok Jatiwaluyaningtias menyampaikan hal ini
dalam Pelatihan Profesi Bankir yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program
Studi Perbankan Syariah (HMPS PS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul
Muluk Papua, di Aula Kampus, 23 April 2026.
Ketika menjadi
pegawai, ucapnya, mahasiswa harus punya kemampuan dalam mendekatkan diri dengan
nasabah atau customer. “Karena kualitas pelayanan itu harus di atas espektasi
nasabah, sehingga untuk mencapai service excellent pegawai perlu fokus dalam
memberikan dasar pelayanan,” ujarnya. Menurutnya, ada beberapa dasar layanan
yang harus dimiliki pegawai agar bisa mencapai service excellent. “Pegawai
harus andal dalam melayani nasabah, seperti tepat waktu, akurat, dan tepat
janji, selain itu juga perlu meningkatkan kepercayaan diri ketika berkomunikasi
dengan nasabah, seperti paham produk, komunikasi meyakinkan dan memberi
solusi,” tuturnya.
Tampilan fisik
juga menjadi penunjang utama dalam memberikan service excellent. “Karena
pegawai merupakan presentasi dari produknya, sehingga harus berpenampilan rapi,
menarik, dan bersih,” imbuhnya. Elok juga menyebutkan pegawai harus punya rasa
empati pada nasabah. “Dengan memberikan perhatian personal dan bersikap ramah,
selain itu juga perlu cepat tanggap dan antusias,” jelasnya. Elok menyimpulkan
bahwa service excellent dilakukan dengan melayani setulus hati dan menciptakan
pengalaman istimewa. “Dengan memberikan jalan keluar, bersikap responsif, andal
dan hangat kepada nasabah,” urainya.
Dalam sambutan
sebelumnya, Dekan FEBI, Dr. H. Syaiful Muhyidin, M.Ag menyampaikan bahwa
kegiatan ini memberikan akses bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari ahlinya.
“Untuk membekali mahasiswa ketika lulus nanti dan terjun dalam dunia kerja,
sehingga mahasiswa perlu memperbanyak wawasan dalam literasi keuangan, dan
mampu mengasah keterampilan tentang perbankan dan menanamkan nilai-nilai
integritas yang profesional,” tuturnya.
Ketua HMPS PS, Muhammad
Arma Nugraha menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi
mahasiswa. “Tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam kesiapan
menghadapi dunia kerja, khususnya di industri perbankan syariah yang saat ini
terus berkembang pesat di era digital, kita dituntut bukan hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, dan berpegang
teguh pada nilai-nilai Islam,” paparnya.
Ketua Panitia, Rasya
Rumatiga berharap seluruh peserta dapat memperoleh wawasan baru. “Memperluas
pemahaman, serta mempersiapkan diri menjadi bankir syariah yang amanah,
kompeten, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” imbuhnya. Kegiatan
dengan tema ‘Membangun Profesionalisme Bankir Syariah di Era Digital Berbasis
Nilai Islam’ ini diikuti oleh para mahasiswa Prodi Perbankan Syariah, dan
mahasiswa Prodi Managemen Universitas Yapis Papua, serta undangan lainnya. (Za/Is/Her)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.png)