Program ‘Pegadaian Mengajar’: Pintar Secara Akademik Tidak Cukup
(iainfmpapua.ac.id) – Pintar secara
akademik saja tidak lagi cukup untuk mahasiswa. Manager Bisnis PT.
Pegadaian Cabang Jayapura Andri Napitupulu
mengatakan hal ini dalam Program Pegadaian Mengajar yang digelar Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Insitut
Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua berkolaborasi bersama PT.
Pegadaian Cabang Jayapura, di Aula
Kampus, 21 April 2026.
Menurutnya, dunia
saat ini bergerak sangat cepat. “Selain pintar secara akademik, mahasiswa perlu
memiliki financial wisdom atau kebijakan dalam mengelola keuangan sejak dini,”
ujarnya. Ia menyebutkan bahwa program ini adalah bentuk cinta dan tanggung
jawab perusahaan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. “Khususnya
dalam hal literasi keuangan, kami ingin mengubah stigma pegadaian bukan lagi
sekadar tempat datang saat butuh uang, tapi pegadaian adalah mitra bagi
generasi muda untuk bertumbuh dan merencanakan masa depan melalui berbagai
produk inovatif yang sesuai dengan gaya hidup anak muda,” terangnya.
Dalam sambutan
sebelumnya, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Moh Syarifudin, M.EI mengapresiasi program
kolaborasi ini. “Harapannya melalui progam ini mahasiswa dan pemateri bisa
sharing pengetahuan terkait transaksi pegadaian,” imbuhnya. Menurutnya, sistem
pegadaian ini sudah ada sejak jaman nabi. “Dengan perkembangan informasi saat
ini, maka perlu kita pahami lebih dalam terkait transaksi-transaksi yang sesuai
dengan ajaran Islam,” ujarnya.
Program ini juga
menghadirkan Customer Relation Officer (CR0) Ikram Syarif dengan topik
pembahasan investasi. Kegiatan ini diikuti para mahasiswa FEBI IAIN Fattahul
Muluk Papua dan undangan lainnya. (Za/Is/Her)
.jpeg)
.jpeg)