PKM Legal Drafting: Agar BKMT Tak Hanya Mahir Syiar Keagamaan, Tapi Juga Miliki Kecakapan Manajerial Modern
(iainfmpapua.ac.id) – Program Studi Hukum
Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul
Muluk Papua menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema ‘Legal
Drafting' bagi pengurus Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) se-Kabupaten
Jayapura, di Masjid Balai Trans, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, 17 April
2026.
Dalam
sambutannya, Ketua Program Studi, Zulfadli.,S.H.,M.H menyebutkan bahwa kegiatan
ini bertujuan memberikan pelatihan yang difokuskan pada standarisasi penyusunan
dokumen formal dan persuratan organisasi. “Agar pengurus BKMT tidak hanya mahir
dalam syiar keagamaan, tetapi juga memiliki kecakapan manajerial yang setara
dengan organisasi modern lainnya,” ucapnya. Pihaknya berkomitmen untuk terus
menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat melalui pendampingan
akademik yang langsung menyentuh lini organisasi sosial-keagamaan di wilayah
Papua.
“Hal ini dipandang krusial mengingat BKMT merupakan wadah
besar yang menghimpun ribuan jamaah, sehingga memerlukan tertib administrasi
yang legal dan profesional agar program kerja dapat terlaksana dengan lebih
akuntabel,” terangnya. Menurutnya, peserta juga diberikan pemahaman terkait literasi
hukum administrasi. “Peserta dibekali pemahaman mengenai struktur surat resmi,
penggunaan bahasa hukum yang baku, serta teknik penyusunan draf keputusan
organisasi,” ujarnya.
Wakil Ketua BKMT Hj. Pathiah, S.Pd menyampaikan apresiasinya
dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat dalam
meningkatkan pemahaman pengurus terhadap pentingnya tertib administrasi dan
legalitas dalam menjalankan organisasi keagamaan,” ucapnya. Pihaknya berharap kegiatan
pengabdian ini dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam penguatan kapasitas
organisasi masyarakat, khususnya BKMT. “Sehingga mampu menjalankan peran
sosial-keagamaan secara lebih profesional, akuntabel, dan sesuai dengan
ketentuan hukum yang berlaku, kami juga ingin memastikan bahwa setiap surat
yang keluar dari organisasi ini memiliki bobot legalitas yang benar, sehingga
posisi tawar BKMT sebagai mitra pemerintah daerah semakin kuat,” tuturnya.
Pelatihan ini diisi dengan sesi diskusi interaktif.
Kegiatan ini dihadiri para dosen dan mahasiswa di lingkup Fakultas Syariah,
pengurus BKMT dan jamaah, serta undangan lainnya. (Za/Is/Her)


