Postingan

ARTIKEL | MENYIKAPI KEBINGUNGAN UMMAT DALAM PENENTUAN 1 SYAWAL 1441 H / 2020 M, DI MASA PANDEMI

Gambar
Oleh Dr. H. Husnul Yaqin, S.HI, MH (Direktur Program Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua) Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan ditetapkannya manaazila-manaazila (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesarannya) kepada orang-orang yang mengetahui” (Q.S. Yunus:5). “Berpuasalah kamu karena melihat hilal, dan berbukalah kamu karena melihat hilal. Bila hilal tertutup awan atasmu maka sempurnakanlah bilangan bulan Sya‟ban tiga puluh hari” (H.R. Mutafaq alaihi). Pemikiran Hisab Rukyah Madzhab Rukyah Dalam menentukan Hisab Rukyah menurut madzhab rukyah dan hisab terdapat beberapa madzhab-madzhab kecil yang mempunyai perbedaan pendapat yang prinsip, dan Nahdhatul Ulama termasuk yang salah satunya madzhab di dalamnya. Madzhab-madzhab kecil tersebut muncul karena adanya perbedaan pemahaman Ter...

ARTIKEL | " LAILATUL QADAR TIRAI KESUNYIAN DALAM PRAHARA COVID-19 "

Gambar
Oleh. Hb.Idrus Alhamid Suara Minor Poros INTIM: Disaat Allah menjelaskan tentang "Lailatul Qadar" yang berisi pertanyaan " tahukah kalian Lailatul Qadar? Lailatul Qadar, memiliki artikulasi bahwa ummat Nabi Muhammad Saw diberikan keutamaan "Al-Quar'an" sebagai hujjah dalam kehidupan yang tidak ada sedikitpun keraguan di dalamnya, petunjuk dan pembeda bagi mereka yang paham setiap makna di balik peristiwa dalam hukum kausalitas kosmos alam raya. Lailatul Qadar dalam tirai kesunyian, saat prahara Covid-19 menerpa kita, maka setiap hempasan kalimat do'a yang di ucapkan mengandung maksud "setiap Insan" tak memiliki daya dalam menghadapi ganasnya realita kehidupan dunia yang fana. Untuk itu, mari kita berbenah merefleksikan setiap diri kita, agar jangan terpenjara dengan gemerlapnya dunia. Kesejahteraan abadi adalah bergelimangnya hati dalam untaian karya fenomenal yang terukir tanpa terkikis oleh peradaban buruknya kesombongan api a...

ARTIKEL | PERILAKU DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI (Realitas Sosial yang Tak Terelakkan)

Gambar
Oleh: Dr. Zulihi, M.Ag (Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah IAIN Fattahul Muluk Papua) Wabah Corona (Covid-19) yang masih melanda sebagian Negara saat ini, mengharuskan penggunaan media teknologi dan informasi bagi masyarakat sudah tidak bisa terelakkan. Wabah Corona setidaknya dapat mendatangkan hikmah kepada manusia untuk mempergunakan intelektualitasnya dalam memanfaatkan media teknologi dalam berinteraksi karena akibat dari pembatasan aktivitas di luar (Physical Distancing). Penggunaan media teknologi saat ini, dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat dalam menuntaskan problematika yang dihadapi secara keseluruhan. Dalam penggunaannya, mestinya perlu dilakukan secara bijaksana, sehingga memiliki nilai-nilai positif   untuk menebar berbagai banyak kebaikan dalam meningkatkan ibadah dan amal shaleh. Oleh sebab itu, setiap pengguna teknologi dan informasi saat ini, sangat dibutuhkan kecerdasan secara intelektual, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan secara sosial a...

ARTIKEL | HIKMAH DI BALIK COVID-19 TERHADAP PENDIDIKAN

Gambar
Oleh Darwan Yusuf Al Farizy (Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Fattahul Muluk Papua) ‘… menjadi seorang pendidik itu tidak semudah membalikkan telapak tangan… ‘ Sebagaimana ketetapan Undang-Undang No 20 Tahun 2003 bahwa tujuan pendidikan nasional adalah membangun potensi peserta didik agar menjadi manuisa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga yang demokratis serta bertanggung jawab. Corona virus atau dikenal dengan istilah Covid-19 ( Cororna Virus Diseases-19 ) disinyalir mulai mewabah pada tgl 31 Desember tahun 2019 di kota Wuhan Provinsi Hubei Tiongkok, hingga saat ini menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia dengan sangat cepat, sehingga WHO tgl 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemic global. Untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, Sosial distancing menjadi pilihan yang sangat berat untuk dijadikan sebagai kebijakan dari setiap ne...

ARTIKEL | Akhir Yang Bahagia (Mengenang Almarhum Nurlia Asso)

Gambar
Oleh Dr. Ade Yamin, MA (Dosen Fakultas Syariah IAIN Fattahul Muluk Papua) “Saya ini anak Piatu", menjadi kalimat pembuka pada goresan tangan Nurlia Asso yang saya baca pertama, ketika memeriksa tugas Mata Kuliah Etnografi yang saya ampu di IAIN Fattahul Muluk Papua, kembali menampar wajah dan menguak memori saya 6 tahun yang lalu. Ya, Kisah seorang Nurlia Asso, Perempuan Dani Muslim generasi kedua setelah Badrika Yelipele yang mengenyam pendidikan di IAIN Fatahul Muluk Papua, yang terus mengejar mimpinya untuk menjadi sarjana. Banyak kisah pilu jalan hidup dalam catatan tangan yang ia serahkan pada saya 6 tahun yang lalu itu, kembali terjejer satu persatu dalam ingatan saya, bagaimana ia harus terus berjuang untuk menamatkan pendidikan tingkat SD di Wamena dengan harus hidup berpindah dari satu rumah kerumah yang lain, berbagai kekerasan fisik dan perlakuan tidak ramah yang pernah ia terima. Demikian pula di masa SMP hingga SMK, jualan di pasar, memelihara babi dan berbagai a...

Himbauan Berzakat di IAIN FM Papua

Gambar

Nurlia Asso

Gambar